Yuk bersepeda dengan aman
Kalau kamu mencari olahraga yang
seru, mudah dilakukan, dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal,
coba saja bersepeda. Bersepeda mengelilingi komplek perumahan sambil
menikmati pemandangan sekitar dan hembusan angin yang sejuk pasti sangat
mengasyikkan. Bahkan saat ini, sudah banyak orang yang pergi ke kantor
dengan bersepeda atau yang dikenal juga dengan istilah “bike to work”.
Enggak cuma seru, bersepeda juga sangat menyehatkan, lho.
Bersepeda bisa membuat tubuh terutama kaki bergerak secara aktif. Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, salah satu syarat penting untuk menjaga kesehatan adalah dengan bergerak secara aktif. Bersepeda sendiri, jika dilakukan secara rutin, minimal 30 menit setiap hari bisa memberi dampak positif berikut bagi kesehatan tubuh:
Mengingat banyaknya manfaat baik yang bisa didapatkan melalui bersepeda, kamu dianjurkan untuk melakukan olahraga ini secara rutin. Namun agar kamu tetap aman, perhatikan dulu yuk tips berikut:
1. Cek Sepedamu Terlebih Dahulu
Sebelum pergi bersepeda, ada baiknya kamu pastikan sepeda dalam kondisi baik. Pengecekan ini tidak harus dilakukan setiap hari, tapi bisa dalam seminggu sekali. Saat pengecekan, pastikan rem dapat berfungsi dengan baik, mata rantai bersih dan terlumasi dengan baik, serta cek roda dan pastikan mereka tidak goyang. Terakhir, pastikan tekanan angin pada ban berada di kondisi yang pas.
2. Kenakan Atribut Pelindung
Beberapa bagian tubuh yang paling rentan terluka bila jatuh dari sepeda adalah kepala, sikut, dan lutut. Jadi, kenakanlah atribut pelindung seperti helm serta pelindung siku dan lutut, agar jika kamu terjatuh, efeknya tidak terlalu fatal.
3. Kenakan Baju yang Nyaman dan Menyerap Keringat
Jangan karena kamu bersepeda untuk pergi ke kantor, lantas kamu mengenakan kemeja atau rok bagi yang wanita, supaya tidak perlu mengganti baju dan bisa menghemat waktu. Pakaian seperti itu akan menyulitkan kamu saat bersepeda. Jadi, kenakanlah baju yang nyaman dan menyerap keringat, serta bawahan yang bisa mendukung pergerakkanmu saat menggowes sepeda.
4. Kenakan Sepatu
Tidak hanya pakaian, kamu pun sebaiknya menggunakan alas kaki yang tepat saat bersepeda. Kamu dianjurkan untuk mengenakan sepatu yang datar, agar kamu dapat lebih mantap dan nyaman saat menggowes maupun menahan sepeda saat ingin berhenti.
5. Pastikan Kamu Terlihat
Kamu dianjurkan untuk ekstra berhati-hati kalau ingin bersepeda pada malam hari. Karena kondisi jalan yang gelap sangat rawan terjadi kecelakaan. Jadi, pasanglah lampu pada sepeda dan gunakan baju berwarna terang atau berbahan glow in the dark, agar kamu bisa terlihat oleh pengguna kendaraan lain.
6. Taati Aturan Lalu Lintas
Saat bersepeda di jalan raya, patuhilah rambu lalu lintas. Biar aman, sebisa mungkin bersepeda di jalur khusus bagi pengendara sepeda atau ambil sisi kiri jalur lambat yang tidak terlalu padat kendaraan. Jangan lupa gunakan bel sepeda saat ingin memperingatkan mobil atau motor ya.
Sumber : halodoc artikel "6 tips aman bersepeda"
Bersepeda bisa membuat tubuh terutama kaki bergerak secara aktif. Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, salah satu syarat penting untuk menjaga kesehatan adalah dengan bergerak secara aktif. Bersepeda sendiri, jika dilakukan secara rutin, minimal 30 menit setiap hari bisa memberi dampak positif berikut bagi kesehatan tubuh:
- Menjaga Berat Badan
- Meredakan Stres
- Menjaga Kesehatan Jantung
Mengingat banyaknya manfaat baik yang bisa didapatkan melalui bersepeda, kamu dianjurkan untuk melakukan olahraga ini secara rutin. Namun agar kamu tetap aman, perhatikan dulu yuk tips berikut:
1. Cek Sepedamu Terlebih Dahulu
Sebelum pergi bersepeda, ada baiknya kamu pastikan sepeda dalam kondisi baik. Pengecekan ini tidak harus dilakukan setiap hari, tapi bisa dalam seminggu sekali. Saat pengecekan, pastikan rem dapat berfungsi dengan baik, mata rantai bersih dan terlumasi dengan baik, serta cek roda dan pastikan mereka tidak goyang. Terakhir, pastikan tekanan angin pada ban berada di kondisi yang pas.
2. Kenakan Atribut Pelindung
Beberapa bagian tubuh yang paling rentan terluka bila jatuh dari sepeda adalah kepala, sikut, dan lutut. Jadi, kenakanlah atribut pelindung seperti helm serta pelindung siku dan lutut, agar jika kamu terjatuh, efeknya tidak terlalu fatal.
3. Kenakan Baju yang Nyaman dan Menyerap Keringat
Jangan karena kamu bersepeda untuk pergi ke kantor, lantas kamu mengenakan kemeja atau rok bagi yang wanita, supaya tidak perlu mengganti baju dan bisa menghemat waktu. Pakaian seperti itu akan menyulitkan kamu saat bersepeda. Jadi, kenakanlah baju yang nyaman dan menyerap keringat, serta bawahan yang bisa mendukung pergerakkanmu saat menggowes sepeda.
4. Kenakan Sepatu
Tidak hanya pakaian, kamu pun sebaiknya menggunakan alas kaki yang tepat saat bersepeda. Kamu dianjurkan untuk mengenakan sepatu yang datar, agar kamu dapat lebih mantap dan nyaman saat menggowes maupun menahan sepeda saat ingin berhenti.
5. Pastikan Kamu Terlihat
Kamu dianjurkan untuk ekstra berhati-hati kalau ingin bersepeda pada malam hari. Karena kondisi jalan yang gelap sangat rawan terjadi kecelakaan. Jadi, pasanglah lampu pada sepeda dan gunakan baju berwarna terang atau berbahan glow in the dark, agar kamu bisa terlihat oleh pengguna kendaraan lain.
6. Taati Aturan Lalu Lintas
Saat bersepeda di jalan raya, patuhilah rambu lalu lintas. Biar aman, sebisa mungkin bersepeda di jalur khusus bagi pengendara sepeda atau ambil sisi kiri jalur lambat yang tidak terlalu padat kendaraan. Jangan lupa gunakan bel sepeda saat ingin memperingatkan mobil atau motor ya.
Sumber : halodoc artikel "6 tips aman bersepeda"
Ada hal-hal yang perlu
diperhatikan agar kegiatan bersepeda tetap aman selama fase new normal,
mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.
1. Usahakan bersepeda sendiri
Agar terhindar dari risiko penularan, masyarakat perlu menghindari
kerumunan, termasuk saat bersepeda di luar. Hal tersebut perlu dilakukan
untuk meminimalisasi risiko penularan virus. Sebab, Anda tidak tahu
pasti kondisi tubuh orang lain saat melakukan aktivitas bersama.
Artinya, usahakan untuk tidak bersepeda secara berkelompok saat fase new
normal. Apabila tetap ingin bersepeda secara berkelompok, pastikan
untuk melakukannya dalam kelompok kecil saja.
2. Selalu gunakan masker
Sejak awal pandemi, penggunaan masker selalu disarankan untuk mencegah
penularan Covid-19. Sebab, masker mampu menahan droplet yang menjadi
sarana penularan virus dan mencegah keinginan untuk menyentuh area
wajah.
Akan tetapi, penggunaan masker hanya diperbolehkan untuk olahraga dengan
intensitas ringan hingga sedang. Pasalnya, penggunaan masker juga akan
membatasi jumlah oksigen yang dihirup.
Oleh karena itu, pastikan untuk membatasi jarak dan waktu bersepeda.
Melansir Kompas.com (17/6/2020), profesor kesehatan di Appalachian State
University David Nieman menyarankan, bersepeda di masa pandemi cukup
30-60 menit saja.
3. Perlengkapan pelindung
Pastikan selalu menggunakan helm demi keamanan saat bersepeda. Kemudian,
gunakanlah pakaian yang tepat, seperti baju lengan panjang atau jaket
penghalau angin, agar lebih nyaman saat bersepeda.
Di samping itu, upayakan untuk menggunakan kacamata pelindung saat
bersepeda. Selain untuk mencegah debu dan polusi, kacamata pelindung
dapat mengurangi risiko penularan virus.
Seperti diketahui, mata adalah salah satu jalur masuk virus corona
penyebab Covid-19 selain hidung dan mulut.
4. Tetap jaga jarak
Meski Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) telah dilonggarkan,
aturan physical distancing atau jaga jarak tetap harus kamu terapkan
saat bersepeda di luar.
Jaga jarak minimal satu meter dan hindari kontak langsung dengan orang
lain saat bersepeda di luar, baik sendiri maupun berkelompok.
5. Jaga kebersihan
Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan setiap bersepeda di luar rumah
selama masa new normal. Bersihkan sepeda setiap sebelum dan sesudah
dipakai dengan lap bersih dan disinfektan.
Kemudian, cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin
agar virus tidak menempel di tangan. Usahakan juga untuk menyiapkan hand
sanitizer jika sulit menemukan tempat mencuci tangan saat bersepeda.
Selain itu, pastikan untuk membawa baju ganti jika Anda bersepeda untuk
bekerja. Bawa masker cadangan untuk mengganti masker yang basah karena
keringat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demam Gowes, Ini Tips Aman Bersepeda di Fase New Normal", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/06/30/19070051/demam-gowes-ini-tips-aman-bersepeda-di-fase-new-normal.
Penulis : Aditya Mulyawan
Editor : Agung Dwi E
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demam Gowes, Ini Tips Aman Bersepeda di Fase New Normal", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/06/30/19070051/demam-gowes-ini-tips-aman-bersepeda-di-fase-new-normal.
Penulis : Aditya Mulyawan
Editor : Agung Dwi E
Ada hal-hal yang perlu
diperhatikan agar kegiatan bersepeda tetap aman selama fase new normal,
mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.
1. Usahakan bersepeda sendiri
Agar terhindar dari risiko penularan, masyarakat perlu menghindari
kerumunan, termasuk saat bersepeda di luar. Hal tersebut perlu dilakukan
untuk meminimalisasi risiko penularan virus. Sebab, Anda tidak tahu
pasti kondisi tubuh orang lain saat melakukan aktivitas bersama.
Artinya, usahakan untuk tidak bersepeda secara berkelompok saat fase new
normal. Apabila tetap ingin bersepeda secara berkelompok, pastikan
untuk melakukannya dalam kelompok kecil saja.
2. Selalu gunakan masker
Sejak awal pandemi, penggunaan masker selalu disarankan untuk mencegah
penularan Covid-19. Sebab, masker mampu menahan droplet yang menjadi
sarana penularan virus dan mencegah keinginan untuk menyentuh area
wajah.
Akan tetapi, penggunaan masker hanya diperbolehkan untuk olahraga dengan
intensitas ringan hingga sedang. Pasalnya, penggunaan masker juga akan
membatasi jumlah oksigen yang dihirup.
Oleh karena itu, pastikan untuk membatasi jarak dan waktu bersepeda.
Melansir Kompas.com (17/6/2020), profesor kesehatan di Appalachian State
University David Nieman menyarankan, bersepeda di masa pandemi cukup
30-60 menit saja.
3. Perlengkapan pelindung
Pastikan selalu menggunakan helm demi keamanan saat bersepeda. Kemudian,
gunakanlah pakaian yang tepat, seperti baju lengan panjang atau jaket
penghalau angin, agar lebih nyaman saat bersepeda.
Di samping itu, upayakan untuk menggunakan kacamata pelindung saat
bersepeda. Selain untuk mencegah debu dan polusi, kacamata pelindung
dapat mengurangi risiko penularan virus.
Seperti diketahui, mata adalah salah satu jalur masuk virus corona
penyebab Covid-19 selain hidung dan mulut.
4. Tetap jaga jarak
Meski Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) telah dilonggarkan,
aturan physical distancing atau jaga jarak tetap harus kamu terapkan
saat bersepeda di luar.
Jaga jarak minimal satu meter dan hindari kontak langsung dengan orang
lain saat bersepeda di luar, baik sendiri maupun berkelompok.
5. Jaga kebersihan
Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan setiap bersepeda di luar rumah
selama masa new normal. Bersihkan sepeda setiap sebelum dan sesudah
dipakai dengan lap bersih dan disinfektan.
Kemudian, cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin
agar virus tidak menempel di tangan. Usahakan juga untuk menyiapkan hand
sanitizer jika sulit menemukan tempat mencuci tangan saat bersepeda.
Selain itu, pastikan untuk membawa baju ganti jika Anda bersepeda untuk
bekerja. Bawa masker cadangan untuk mengganti masker yang basah karena
keringat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demam Gowes, Ini Tips Aman Bersepeda di Fase New Normal", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/06/30/19070051/demam-gowes-ini-tips-aman-bersepeda-di-fase-new-normal.
Penulis : Aditya Mulyawan
Editor : Agung Dwi E
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demam Gowes, Ini Tips Aman Bersepeda di Fase New Normal", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/06/30/19070051/demam-gowes-ini-tips-aman-bersepeda-di-fase-new-normal.
Penulis : Aditya Mulyawan
Editor : Agung Dwi E
Ada hal-hal yang perlu
diperhatikan agar kegiatan bersepeda tetap aman selama fase new normal,
mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.
1. Usahakan bersepeda sendiri
Agar terhindar dari risiko penularan, masyarakat perlu menghindari
kerumunan, termasuk saat bersepeda di luar. Hal tersebut perlu dilakukan
untuk meminimalisasi risiko penularan virus. Sebab, Anda tidak tahu
pasti kondisi tubuh orang lain saat melakukan aktivitas bersama.
Artinya, usahakan untuk tidak bersepeda secara berkelompok saat fase new
normal. Apabila tetap ingin bersepeda secara berkelompok, pastikan
untuk melakukannya dalam kelompok kecil saja.
2. Selalu gunakan masker
Sejak awal pandemi, penggunaan masker selalu disarankan untuk mencegah
penularan Covid-19. Sebab, masker mampu menahan droplet yang menjadi
sarana penularan virus dan mencegah keinginan untuk menyentuh area
wajah.
Akan tetapi, penggunaan masker hanya diperbolehkan untuk olahraga dengan
intensitas ringan hingga sedang. Pasalnya, penggunaan masker juga akan
membatasi jumlah oksigen yang dihirup.
Oleh karena itu, pastikan untuk membatasi jarak dan waktu bersepeda.
Melansir Kompas.com (17/6/2020), profesor kesehatan di Appalachian State
University David Nieman menyarankan, bersepeda di masa pandemi cukup
30-60 menit saja.
3. Perlengkapan pelindung
Pastikan selalu menggunakan helm demi keamanan saat bersepeda. Kemudian,
gunakanlah pakaian yang tepat, seperti baju lengan panjang atau jaket
penghalau angin, agar lebih nyaman saat bersepeda.
Di samping itu, upayakan untuk menggunakan kacamata pelindung saat
bersepeda. Selain untuk mencegah debu dan polusi, kacamata pelindung
dapat mengurangi risiko penularan virus.
Seperti diketahui, mata adalah salah satu jalur masuk virus corona
penyebab Covid-19 selain hidung dan mulut.
4. Tetap jaga jarak
Meski Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) telah dilonggarkan,
aturan physical distancing atau jaga jarak tetap harus kamu terapkan
saat bersepeda di luar.
Jaga jarak minimal satu meter dan hindari kontak langsung dengan orang
lain saat bersepeda di luar, baik sendiri maupun berkelompok.
5. Jaga kebersihan
Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan setiap bersepeda di luar rumah
selama masa new normal. Bersihkan sepeda setiap sebelum dan sesudah
dipakai dengan lap bersih dan disinfektan.
Kemudian, cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin
agar virus tidak menempel di tangan. Usahakan juga untuk menyiapkan hand
sanitizer jika sulit menemukan tempat mencuci tangan saat bersepeda.
Selain itu, pastikan untuk membawa baju ganti jika Anda bersepeda untuk
bekerja. Bawa masker cadangan untuk mengganti masker yang basah karena
keringat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demam Gowes, Ini Tips Aman Bersepeda di Fase New Normal", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/06/30/19070051/demam-gowes-ini-tips-aman-bersepeda-di-fase-new-normal.
Penulis : Aditya Mulyawan
Editor : Agung Dwi
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demam Gowes, Ini Tips Aman Bersepeda di Fase New Normal", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/06/30/19070051/demam-gowes-ini-tips-aman-bersepeda-di-fase-new-normal.
Penulis : Aditya Mulyawan
Editor : Agung Dwi
Komentar
Posting Komentar